You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wagub Buka FGD Tentang Potensi Penerbitan Sukuk Daerah
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Wagub Buka FGD Tentang Potensi Penerbitan Sukuk Daerah

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, membuka focus group discussion (FGD) tentang potensi penerbitan sukuk daerah (obligasi atau surat berharga berdasarkan prinsip syariah) di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

Kita ingin DKI punya opsi menerbitkan sukuk daerah

Turut hadir dalam FGD ini perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI), pemerhati dan ahli di bidang keuangan syariah, serta lembaga pembiayaan syariah.

Sandi mengatakan, diperlukan persiapan yang baik melalui penerbitan instrumen keuangan, regulasi maupun sumber daya manusia (SDM) untuk merealisasikan sukuk daerah yang berbasis syariah.

Bank DKI Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun

"Kita ingin DKI punya opsi menerbitkan sukuk daerah untuk beberapa program infrastruktur jangka panjang dan trasnportasi," ujar Sandi, Kamis (3/5).

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin terus meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan. Sehingga, bisa meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

"Begitu menerbitkan sukuk, kita sudah seperti perusahaan publik. Kita harus mendapatkan rating dari perusahaan penerbit rating," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1277 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati